Berkah Tidak Lulus SNMPTN

Latar Belakang

Saat ini saya sedang suntuk mengerjakan lapak Biologi dan melarikan diri ke facebook. Tiba-tiba saya kepengen buat catatan. Dan tiba-tiba muncul judul tersebut di otak.

Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dan tujuan saya menulis note ini adalah sebagai wahana refreshing saya, wahana menyalurkan hobi saya, dan (mungkin) sebagai motivasi bahwa tidak lulus SNMPTN tidak berarti gagal. Sebenernya ini tema udah gak update. Tapi biarlah.😛

Pendahuluan

Beberapa bulan yang lalu, saya masih berseragam putih abu. Tiap hari keluar masuk BK. Mencari-cari informasi tentang universitas, passing grade, dan daya tampung. Sampai akhirnya saya tiba di suatu pilihan. Usai UN, saya merantau ke Surabaya untuk bimbel. Memantapkan materi untuk SNMPTN. Sampai tibalah hari itu.

Tinjauan PustakaSaya merantau lagi ke Semarang untuk tes. Yah, aku memiih salah satu universitas di Semarang dan salah satu institut di Bandung. Sebelum tes, saya sudah yakin kalau takdir saya di Bandung. Bisa dibilang, saat itu dalam sebulan saya mbolang ke tiga kota. Ponorogo-Surabaya-Ponorogo-Semarang. Sampai hari SNMPTN tiba. Alat Bahan dan Prosedur KerjaAlat: pensil, penghapus, LJK. Bahan: ikhtiar, doa. Prosedur kerja: berdoa, mbuletin LJK, berdoa, tawakal. Hasil dan PembahasanHari yang ditunggu peserta SNMPTN di seluruh Indonesia pun tiba. Termasuk hari yang kutunggu-tunggu. Saat itu, saya lagi ngedrakuli di RSDK Semarang. Hasil menyatakan bahwa saya tidak lulus *nada datar*. Dua hari kemudian, setelah saya berhasil MOVE ON saya mendaftar melalui jalur mandiri. Saya mendaftar ke UNPAD melalui SMUP, UNS melalui SPMB swadana, ITS melalui kemitraan (kalau gak salah :p), Unair melalui tes, Undip melalui tes. Di UNPAD saya memilih peternakan dan biologi. Parah juga sih penempatan pilihan saya. Di UNS saya juga mengambil peternakan, dan satunya lagi lupa. Di ITS, Unair, dan Undip abaikan. :p Saat itu saya sedang berada di Surabaya untuk tes di Unair *Surabaya lagi*. Sehari sebelum tes, teman di fb saya yang lulus SNMPTN di UNPAD mengirimkan SMS ke saya. Dia tanya, gimana hasil di UNPAD? Saya balik bertanya, emangnya sudah keluar. Dia biang sudah. Dan saya ditemani kakak saya, langsung ngacir ke warnet untuk memasukkan nomor peserta saya ke web tempat pengumuman SMUP. Saya dinyatakan lulus di peternakan UNPAD. Sorenya adalah pengumuman UNS. Saya dinyatakan lulus di peternakan UNS. Alhamdulillah. Sempet galau juga saat itu. UNS deket dengan rumah (Ponorogo), sementara UNPAD jauh dari rumah. Dan sama-sama di peternakan. Hati kecil saya, berkata di UNPAD. Sampai saya mencari info tentang peternakan UNPAD dan peternakan UNS. Saya pamit ke Ibu, saya mau kuliah di UNPAD. Dan ternyata benar, disini saya mendapatkan banyak hal yang luar biasa. Mungkin saat itu kalau saya memilih di UNS atau kalau saya lulus SNMPTN saya tidak akan pernah menjadi saya yang sekarang. Kalau saya di UNS, saya menjadi mahasiswa kupu-kupu. Kalau di sini mah mau kupu-kupu jauh juga mahal di ongkos. Kalau saya lulus SNMPTN, mungkin saya akan menjadi mahasiswa terbodoh di kelas karena pilihan saya yang terlalu muluk dari otak saya. Dan memang, disinilah Allah menempatkan saya. Alhamdulillah, walau harus tiap hari bikin lapak, makalah, summary, logbook, dan tugas-tugas lain saya bisa mengikuti kuliah dengan baik dan mengerjakan tugasnya tepat waktu di tengah aktivitas yang begitu banyak yang berbeda dengan anak-anak lainnya. Alhamdulillah, disini saya juga menemukan teman-teman yang belum pernah saya temukan sebelumnya. Saya mendapatkan saudara baru disini yang senantiasa mengingatkan saya ke jalan yang benar. Sungguh, saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada-Mu Ya ALLAH. Engkau memperjalankan kaki hamba untuk ke rumahmu. Engkau mempertemukan hamba dengan orang-orang yang senantiasa mengingat-Mu. Saya juga berterimakasih kepada teteh-teteh dan temen-temen di DKM UNPAD, berkat kalian saya bisa menjadi beda. Memang banyak hembusan angin di kelas, ketika saya menjadi beda. Namun, saya sudah berkomitmen untuk senantiasa taat pada-Mu. Istiqomahkan hamba di jalan dakwah yang penuh rintangan ini. KesimpulanYa itulah, sekelumit cerita yang bagi saya merupakan sebuah keberkahan dari suatu kegagalan.

 

 

Nb: Saya sedang mabok lapak jadi notenya pun dibuat seperti format lapak. :PEntahlah, ini note asli geje. Tapi biarlah demi memuaskan batin saya. :P:P

2 thoughts on “Berkah Tidak Lulus SNMPTN

  1. kak mau tanya, lulusan peternakan itu peluang kerjanya apa aja ? saya pengen masuk peternakan, tapi ragu, takutnya nganggur😦 makasih

    1. Halo.. peluang kerjanya banyak banget.. bisa kerja di Bank, di perusahaan peternakan, bikin usaha sendiri, kerja di perusahaan umum, bisa jadi peneliti, jadi dosen, dan masih banyak lagi yang akan kamu ketahui saat masuk fakultas peternakan. Semangat yaa.. 😃

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s