Islam Saat Ini

Islam Saat Ini

Oleh: Rahmatika Choiria

Islam merupakan agama terbesar, terbanyak pengikutnya di dunia. Namun beberapa fakta menunjukkan bahwa saat ini Islam sedang terpuruk. Banyak umat Islam yang belum sadar sepenuhnya akan Islam, banyak umat Islam yang menjadi pengemis di jalan, banyak umat Islam yang melakukan hubungan di luar nikah, dll.

Islam adalah agama yang universal, rahmatan lil alamin, dan merupakan satu-satunya agama yang diridloi oleh Allah.

Islam tidak hanya mengatur tentang ibadah ritual seperti rukun Islam yang lima dan rukun iman yang enam saja. Islam itu mengatur semua aspek kehidupan. Dari mulai urusan terkecil, yaitu urusan masuk wc hinggga urusan terbesar seperti system pemerintahan negara, sistem ekonomi, sistem pendidikan, dll.

Lalu mengapa Islam saat ini harus bobrok bila Islam telah mengatur segalanya?

Jawabannya karena tidak diterapkannya Islam secara kaffah dalam kehidupan sehari-hari. Kenyataannya, dapat dilihat dari keadaan negara saat ini. Semua bank memakai sistem riba, pendidikan mahal, pemerintahan kacau balau, korupsi menjamur dimana-mana. Kenyataan-kenyataan inilah yang harus membangkitkan kita, umat muslim. Terutama membangkitkan dan membangunkan mahasiswa, sebagai agent of change.

Sebagai mahasiswa muslim kita harus “melek” terhadap keadaan di dunia saat ini, terutama keadaan tentang agama yang kita pegang teguh selama ini, dan Insya Allah selamanya. Yaitu agama penuh rahmat, yang bernama Islam.

Sumber dari segala sumber masalah yang ada di negeri ini khususnya, dan di dunia umumnya terletak pada kekosongan kepemimpinan dalam Islam. Semua negara memiliki pemimpin tersendiri, semua negara memiliki sistem pemerintahan, dan sistem lainnya yang tak sama. Rasa nasionalisme yang muncul pada setiap individu dalam masyarakat juga merupakan suatu masalah yang tidak kecil. Rata-rata orang yang ada di negara lain, akan memilih menolong orang yang satu negara walaupun tak seagama daripada orang yang sama-sama muslim.

Masalah yang ada di Palestina yang tak kunjung usai, dan munculnya film Innocent of Muslim merupakan bentuk nyata kebobrokan Islam. Barat sedang merencakan kehancuran untuk Islam. Sementara umat muslim terlena.

Adanya seorang pemimpin atau khalifah sangat diperlukan dalam Islam. Suatu pemerintahan tak akan bisa berjalan bila dipegang oleh banyak pemimpin. Begitu pun Islam. Islam harus mempunyai satu pemimpin agar Islam kembali berjaya dan menang. Bukankah Allah telah berjanji dalam QS At Taubah ayat 33 yang artinya: “Dialah yang telah mengutus RasulNya (dengan membawa) petunjuk (Al-Qur’an) dan agama yang benar untuk dimenangkanNya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai.”  

Dari janji Allah tersebut, kita dapat menarik kesimpulan bahwa Islam pasti menang. Karena kemenangan Islam kembali ini adalah merupakan suatu takdir yang tidak dapat dirubah lagi.

Namun Allah juga berfirman bahwa Allah tidak akan mengubah nasib seorang hamba sebelum mereka mengubah nasibnya sendiri. (QS Ar Ra’d: 11)

Itu artinya, sebagai umat muslim dan juga sebagai agent of change kita perlu berjuang untuk kemenangan Islam lagi. Salah satu wujud nyata yang bisa dilakukan oleh semua umat muslim termasuk juga kita sebagai mahasiswa adalah dengan berdakwah.

Dakwah sangat diperlukan untuk menyampaikan dan melestarikan ajaran Islam. Bahkan, Nabi SAW sangat menganjurkan umat muslim untuk berdakwah. Seperti dalam sabda Beliau:  آيَةً وَلَوْعَنِّي  ابَلِّغُو  yang artinya adalah “Sampaikanlah walau satu ayat.” Jelas disini Rasulullah sangat menyeru umat muslim untuk berdakwah agar agama Allah kembali tegak.

Mari berjuang dan berjalan bersama di jalan dakwah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s